May 18, 2024

Corporate Nex Hub

Bringing business progress

Lippo Karawaci (LPKR) Raih Marketing Sales Rp1,5 Triliun Kuartal I/2024

2 min read

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten properti PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) mencatat pra penjualan (marketing sales) Rp1,5 triliun pada kuartal I/2024. Pencapaian tersebut setara 28% dari target pra penjualan tahun ini yang sebesar Rp5,37 triliun.

Group CEO LPKR John Riady mengatakan penjualan properti pada kuartal I/2024 didominasi produk rumah tapak berkat keberhasilan peluncuran Park Serpong. Selain itu, LPKR memasarkan Lippo Cikarang Cosmopolis, sebuah properti berkonsep baru di Cikarang yang didukung oleh rangkaian produk XYZ Livin.

Di samping itu, lebih dari 55% pra penjualan bersumber dari berbagai proyek perumahan yang menyasar pemilik rumah pertama, seperti Cendana Homes, XYZ Livin, dan Waterfront Uptown.

“LPKR terus memperkuat posisinya di segmen pasar pemilik rumah perdana dengan merilis lebih banyak unit di Park Serpong dan di Lippo Cikarang Cosmopolis. Setelah mencapai 28% dari target pra penjualan pada kuartal I/2024, kami berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target tahun ini, dengan mempertahankan momentum penjualan saat ini serta melalui rencana peluncuran di kuartal mendatang,” paparnya dalam keterangan resmi, Senin (29/4/2024).

Proyek LPKR sendiri sebagian besar berlokasi di wilayah Barat Jabodetabek, yang terdiri dari produk rumah tapak dan menengah, ruko, serta hunian tingkat tinggi yang siap dihuni. Produk rumah tapak yang dikembangkan oleh LPKR, seperti seri XYZ Livin dan Cendana di Park Serpong, memberikan kontribusi sebesar Rp543 miliar kepada pra penjualan Kuartal I/2024.

Dalam hal profil pembayaran, 78% dari total pra penjualan dibiayai melalui hipotek. LPKR melihat permintaan yang kuat terhadap perumahan dengan harga yang terjangkau, didukung oleh tingginya penggunaan hipotek, yang menyiratkan tingginya pengguna akhir (end-users).


Kinerja 2023

LPKR mampu membalikkan rugi menjadi laba bersih sepanjang 2023. Seiring hal itu, pendapatan perseroan juga meningkat double digit karena didorong pertumbuhan segmen kesehatan.

Berdasarkan laporan keuangan per akhir Desember 2023, LPKR mencatatkan pendapatan sebesar Rp16,84 triliun. Jika dibandingkan dengan capaian 2022, perolehan tersebut mencerminkan kenaikan 14,81% year-on-year (YoY).

Pendapatan LPKR ditopang oleh segmen kesehatan atau healthcare yang meningkat 17,57% YoY menjadi Rp11,19 triliun. Adapun segmen real estate naik 9,83% YoY ke Rp4,54 triliun, sementara segmen gaya hidup meraih Rp1,25 triliun atau meningkat 8,86% YoY.

Seturut dengan kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan LPKR juga meningkat 11,19% YoY menjadi Rp9,47 triliun. Dengan demikian, laba kotor yang dirangkum perseroan sepanjang tahun lalu mencapai Rp7,36 triliun atau tumbuh 19,82% YoY.

Setelah diakumulasikan dengan pendapatan dan beban lainnya, LPKR meraih laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp50,14 miliar atau berbalik dari kerugian sebesar Rp2,69 triliun yang dibukukan pada 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google
News
dan WA Channel

link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.