Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti, PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) mengejar target prapenjualan atau marketing sales Rp3,5 triliun hingga akhir 2025 dengan meluncurkan produk baru hingga pengoptimalkan momentum insentif PPN DTP.
Lilia Setiprawarti Sukotjo, Direktur Alam Sutera Realty, menyampaikan realisasi marketing sales perseroan sepanjang semester I/2025 mencapai Rp1,4 triliun atau 40% dari target 2025.
Proyek-proyek yang berkontribusi terhadap marketing sales tersebut, antara lain Sutera Rasuna Rp437 miliar, kavling komersial dan ruko Rp384 miliar, The Gramercy Rp164 miliar, Sutera Nexen Rp98 miliar, dan sisanya penjualan stok.
Dari jumlah tersebut, Lilia menyebutkan kontribusi penjualan yang terkait dengan program insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) properti mencapai Rp150 miliar. Jumlah itu setara dengan sekitar 11% dari total prapenjualan ASRI pada semester I/2025.
Menurut Lilia, ASRI turut memanfaatkan perpanjangan insentif PPN DTP untuk meningkatkan prapenjualan perseroan. Dia berharap sistem insentif perpajakan itu diperlancar agar dapat lebih dioptimalkan oleh pelaku industri properti di Tanah Air dan konsumen.
Terkait dengan pencapaian target marketing sales Rp3,5 triliun, Lilia mengatakan ASRI telah merancang sejumlah strategi hingga akhir tahun.
“Upaya kami untuk capai target marketing sales dengan mendorong penjualan stok dan mempersiapkan peluncuran produk baru pada kuartal IV tahun ini,” ujarnya dalam public expose, Selasa (9/9/2025).
Lilia menambahkan Alam Sutera Realty masih mempelajari program 3 juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. ASRI tengah mempertimbangkan kapasitas perseroan, potensi serapan produk, hingga keberlanjutannya ke depan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Alam Sutera Edward Tanuwijaya menyampaikan strategi perseroan dalam merespons tantangan pelemahan daya beli di dalam negeri.
“Kami melihat ini jadi tantangan sekaligus motivasi untuk terus berinovasi. Kami melakukan diversifikasi produk berdasarkan segmentasi dengan range harga Rp1 miliar—Rp2 miliar, Rp2 miliar—Rp4 miliar, sampai high end di atas Rp16 miliar,” ujarnya.
Edward mengungkap bahwa saat ini produk Alam Sutera Realty yang paling diminati ialah di kisaran harga Rp1 miliar—Rp2 miliar. Meski begitu, segmen pasar premium atau high end juga dinilai masih bergerak.
link

