Summarecon Agung Gelar Summarecon Expo 2025, Targetkan Marketing Sales Rp1,5 Triliun
JagatBisnis.com – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) akan menggelar Summarecon Expo 2025, pameran properti yang menampilkan berbagai pilihan hunian dan komersial, sekaligus hiburan, promo menarik, dan hadiah spektakuler. Acara ini juga merayakan ulang tahun ke-50 Summarecon.
Jadwal Pameran:
-
Summarecon Mall Serpong: 12–21 September 2025
-
Summarecon Mall Bandung: 3–12 Oktober 2025
-
Summarecon Mall Kelapa Gading: 17–26 Oktober 2025
-
Summarecon Mall Bekasi: 7–16 November 2025
Dari acara ini, Summarecon menargetkan marketing sales sebesar Rp1,5 triliun, naik dari Rp1,2 triliun pada Summarecon Expo 2024. Direktur Summarecon, Sharif Benyamin, optimis target tercapai karena ada peluncuran produk baru, termasuk rumah dan ruko di Summarecon Serpong.
Hadiah dan Promo:
-
Hadiah langsung: kulkas, sepeda listrik, logam mulia, AC, dinner set cutlery
-
Undian Grand Prize: mobil listrik BYD Seal, BYD M6, Yamaha NMAX, logam mulia, iPhone
-
Mekanisme undian: 1 kupon per Rp500 juta transaksi
-
Pengumuman pemenang: 16 November 2025 di Summarecon Mall Bekasi
-
Promo spesial: Cuci Gudang potongan hingga 30% (18 September di Serpong), extra diskon 5% selama expo
Kemudahan Pembiayaan:
Summarecon bekerja sama dengan bank-bank besar seperti Mandiri, BNI, BCA, BRI, dan BTN, menawarkan KPR dengan bunga kompetitif dan skema pembayaran fleksibel.
Hiburan Keluarga:
Pengunjung akan disuguhi pertunjukan seperti High Wire & Juggling International Show, Colorful World Visual Show, penampilan Kipina Kids Gading Serpong, dan paduan suara Purwacaraka.
Pandangan Pasar dan Kebijakan:
Sharif Benyamin mencatat marketing sales Summarecon mencapai Rp3,1 triliun hingga Agustus 2025, 60% dari target Rp5 triliun. Ia menilai program PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebagai kebijakan positif untuk mendorong sektor properti, meski pelaksanaannya masih kurang optimal karena durasi dan pengumuman yang mendadak.
Summarecon mengusulkan agar insentif seperti PPN DTP diberikan dengan durasi lebih panjang dan pemberitahuan yang lebih awal agar pengembang dan konsumen bisa merencanakan dengan lebih baik.
Meski pasar properti tahun ini menantang, Sharif melihat perlambatan membuat konsumen lebih selektif, sehingga memberi keuntungan bagi pengembang terpercaya seperti Summarecon.
Mengenai kebijakan pemerintah dan pergantian Menteri Keuangan, ia masih menunggu arah kebijakan ke depan, namun menegaskan pentingnya kepastian regulasi untuk mendukung pertumbuhan sektor properti. (Zan)
link
