April 12, 2024

Corporate Nex Hub

Bringing business progress

Grup Sinarmas (BSDE) Targetkan Marketing Sales Rp9,50 Triliun pada 2024

2 min read

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti Grup Sinarmas PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) mengumumkan target prapenjualan atau marketing sales 2024 sebesar Rp9,50 triliun. Segmen residensial ditargetkan menjadi prapenjualan tertinggi.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, target tersebut telah menimbang secara seksama beberapa faktor seperti kinerja 2023, prospek 2024 dan beberapa faktor eksternal seperti proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional serta situasi dan kondisi terkini.

“Target Rp9,50 triliun merupakan refleksi konservatif yang moderat apabila dibandingkan dengan pencapaian prapenjualan 2023”, kata Hermawan dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (1/2/2024).

Sebagai gambaran, pada 2023 lalu, BSDE menetapkan target prapenjualan sebesar Rp8,80 triliun dan pada akhir tahun 2023 berhasil mendapatkan prapenjualan sebesar Rp9,50 triliun.

Angka tersebut tersebut setara 8% di atas target yang telah ditetapkan sebelumnya. Menurut Hermawan, secara umum, pasar properti berpeluang untuk terus tumbuh.

“Kami mengantisipasi dan memperhitungkan beberapa faktor tradisional terutama pada semester pertama 2024, yang bertepatan dengan hari libur nasional dan perhelatan pemilihan umum, termasuk juga kondisi kestabilan geopolitik,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan, prapenjualan dari segmen perumahan ditargetkan menjadi sumber penjualan tertinggi dibandingkan segmen komersial.

Segmen residensial sepanjang 2024 ditargetkan meraih angka prapenjualan sebesar 53% dari keseluruhan nilai prapenjualan. Sementara penjualan komersial diharapkan memberikan kontribusi sekitar 31%.

Manajemen menargetkan Rp5,28 triliun untuk proyek di BSD City, yang mana sebesar Rp3,28 triliun ditargetkan untuk segmen residensial. Segmen residensial akan fokus melanjutkan peluncuran klaster yang sudah berjalan di Eonna, Enchante, Terravia, Hiera, The Zora, Nava Park serta peluncuran potensial lainnya.

Sedangkan sisanya sebesar Rp2triliun ditargetkan untuk segmen komersial antara lain lot komersial, ruko, shop-offices, business lofts dan juga proyek apartemen yang sudah berjalan (Akasa dan Upperwest).

Selain BSD City, proyek unggulan lain seperti Grand Wisata–Bekasi, Kota Wisata – Cibubur dan Grand City – Balikpapan ditargetkan meraih prapenjualan masing-masing sebesar 10%, 6% dan 4% dari total nilai prapenjualan.

“Kami melihat bahwa kemajuan industri di Timur Jakarta dan peningkatan konektivitas infrastruktur di Selatan Jakarta membawa dampak positif pada pengembangan kota-kota mandiri lainnya di daerah tersebut, yaitu Grand Wisata dan Kota Wisata. Selain itu, kami juga melihat bahwa pembangunan ibu kota baru IKN Nusantara membawa dampak positif pada kota besar di sekitarnya, Balikpapan, dimana kami mengembangkan kawasan bernama Grand City – Balikpapan” ungkap Hermawan.

Terakhir, dengan dukungan kebijakan PPNDTP, BSDE akan menggenjot penjualan dari produk siap jual eperti apartemen di Jakarta dan Surabaya, yaitu Southgate, The Elements, Aerium dan Klaska. Untuk mempercepat kinerjanya, BSDE juga aktif bekerjasama dengan pihak ketiga untuk bersama-sama mengembangkan proyek properti, yang biasanya diwujudkan dalam bentuk kemitraan usaha.

“Prospek pertumbuhan ekonomi nasional khususnya properti sangat menjanjikan. Kami selaku pelaku usaha berharap gelaran ajang demokrasi berlangsung dengan sangat baik, sehingga tercipta kondisi yang kondusif untuk turut membantu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional”, tutup Hermawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google
News
dan WA Channel

link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.