April 29, 2026

Corporate Nex Hub

Bringing business progress

SMRA Cetak Marketing Sales Rp2,2 Triliun

SMRA Cetak Marketing Sales Rp2,2 Triliun
SMRA Cetak Marketing Sales Rp2,2 Triliun

NERACA

Jakarta – Semester pertama 2025, PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) membukukan marketing sales sebesar Rp2,2 triliun. Jumlah ini meningkat sekitar 27,83% dari periode sama tahun sebelumnya. “Capaian ini juga memenuhi 44% dari target tahunan senilai Rp5 triliun pada 2025,”kata Direktur Summarecon Agung, Lydia Tjio di Jakarta, kemarin.

Dari 9 kawasan township yang dimiliki, kontributor terbesar marketing sales SMRA berasal dari Serpong sebesar 44%, disusul oleh Bandung 14% dan Crown Gading mencapai 13%. Adapun sisanya berasal dari 6 township lainnya.“Kami masih memiliki sejumlah produk baru di pipeline yang akan diluncurkan hingga akhir tahun ini. Untuk launching terdekat akan ada ditawarkan produk rumah dan ruko dari kawasan kami,” ujar Lydia

Sementara itu, terkait dengan kondisi makroekonomi, SMRA menyambut baik keputusan Bank Indonesia (BI) yang menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,25% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juli 2025. Menurut Lydia, penurunan suku bunga acuan berpotensi memberikan angin segar yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Kemudian seiring penurunan suku bunga, diharapkan juga dapat memberikan efek positif bagi perseroan di mana dapat berpotensi menurunkan cost of fund dan diharapkan dapat menurunkan suku bunga KPR bagi konsumen. Di sisi lain, untuk menghadapi risiko pelemahan daya beli pada paruh kedua 2025, SMRA akan menawarkan bauran produk yang menyasar berbagai segmen.

Produk tersebut mencakup rumah, ruko, apartemen, dan perkantoran yang letaknya terdiversifikasi di 9 township berbeda. Dengan beragam produk yang ditawarkan, SMRA optimistis dapat meraih target marketing sales 2025.“Kami juga menawarkan produk-produk dengan harga jual di kisaran harga yang beragam sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,”kata Lydia.

Belum lama ini, emiten properti ini memperluas pengembangan kawasan Summarecon Serpong dengan mendirikan dua perusahaan patungan dan mengakuisisi lahan lebih dari 120 hektare (ha) senilai Rp3,65 triliun. PT Serpong Cipta Kreasi (SPCK), selaku perusahaan terkendali SMRA, mendirikan dua perusahaan patungan untuk pengembangan proyek real estat. Nilai total transaksi atas pembelian lahan dalam dua proyek itu mencapai sekitar Rp3,65 triliun yang dibayarkan secara bertahap dalam kurun 3 tahun hingga 2028. (bani)


link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.